JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pada perdagangan Senin (12/2/2018), harga minyak sawit mentah (CPO) berhasil menguat dan lepas dari rentang perdagangan 2.445-2.515 dalam dua pekan terakhir.

"Dari pergerakan itu, harga CPO memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini," kata Tim Analis PT Monex Investindo Futures dalam risetnya di Jakarta, Selasa. 

Sentimen positif datang dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) yang melaporkan penurunan stok CPO pada Januari sebesar 5,72% menjadi 1,57 juta ton, dibandingkan Desember 2017. 

Produksi juga dilaporkan turun 13,49% menjadi 1,59 juta pada Januari, dibandingkan Desember yang sebesar 1,83 juta ton. Masih di periode yang sama, ekspor dilaporkan meningkat sebesar 6,01%. 

Sementara itu, surveyor Intertek Testing Services melaporkan ekspor Malaysia pada periode 1 - 10 Februari naik sebesar 14,7% menjadi 412.207 ton, dibandingkan periode 1 - 10 Januari sebesar 359.580 ton. 

--page

"Secara teknikal, potensi pergerakan CPO pada hari ini di kisaran 2.515 - 2.585 ringgit per ton," kata Monex. (NEDELYA RAMADHANI/m)