JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Aksi profit taking jelang hari raya Imlek membuat harga minyak sawit mentah (CPO) turun dari level tertinggi satu bulan pada perdagangan Selasa (13/2/2018).

"Aksi profit taking kemungkinan besar masih berlanjut pada hari ini dengan potensi rentang perdagangan 2.482 - 2.534 ringgit per ton," kata Tim Analis PT Monex Investindo Futures dalam risetnya di Jakarta, Rabu (14/2/2018). 

Untuk diketahui, perdagangan di Bursa Derivatif Malaysia akan berlangsung setengah hari pada perdagangan Kamis (15/2/2018) dan libur saat Imlek pada Jumat. 

"Ditambah dengan penguatan ringgit, membuka kemungkinan berlanjutnya aksi profit taking," kata tim Monex.

Setelah berakhir mendatar dalam dua hari terakhir, kurs ringgit terhadap dolar pada hari ini kembali menguat. Penguatan ringgit membuat harga CPO menjadi lebih mahal sehingga berpotensi menekan permintaan. 

--page

Penurunan harga minyak kedelai juga membebani harga CPO sebagai produk substitusi. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) melemah sekitar 0,8% pada perdagangan Selasa, dan membukukan penurunan lima hari beruntun.  (NEDELYA RAMADHANI/m)