BORNEONEWS, Sampit - HAM mengaku tidak bisa menggandakan uang apalagi mendatangkan perhiasan atau permata melalui alam gaib. Ia nekat menipu Dela, mertuanya, karena menurutnya selama ini ia pelit dengannya.
"Saya pura-pura saja waktu itu bisa menggandakan uang dan lain sebagainaya, agar dia keluar uangnya karena selama ini mertua saya itu pelit orangnya," kata tersangka saat pelimpahan berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Kotim, Kamis (22/2/2018).
Pria yang sudah memiliki tiga istri itu berhasil menipu mertuanya sebesar Rp11 juta dan Herlambang Rp6.550.000.
Uang diserahkan mertuanya pada Oktober 2017 sedangkan Herlambang pada November 2017.
Mertua dari istri ketiganya itu dijanjikan akan diberi permata dan batu dari alam gaib sementara Herlambang dijanjikan akan diberi emas seberat 1,1 kg.
--page
Namun itu hanya iming-imingnya saja hingga akhirnya korban sadar kalau mereka telah ditipu.
Saat dibincangi uang dua korban sudah habis ia gunakan. "Kalau uang mertua saya itu Rp11 juta totalnya, namun itu sudah saya gunakan," terangnya.
Begitu juga dengan uang Herlambang, total uang dari korban tersebut tidak diserahkan sekaligus.
Mereka menyerahkannya beberapa kali dengan alasan digunakan untuk tersangka melakukan rituai bertemu dengan orang gaib yang pernah membisikinya. (NACO/B-5)








