BORNEONEWS, Palangka Raya- Balai Bahasa Kalimantan Tengah menggelar diskusi terpumpun pemakaian bahasa media massa, Senin (5/3/2018).
"Media massa adalah penjual yang memasarkan bahasa. Kalau kami ini hanya menyosialisasikan, mengajarkan, dan sebagainya. Tapi tidak bisa dalam wadah yang luas. Media massa punya kekuatan itu. Media massa yang bisa memasarkan bahasa untuk dapat dipakai masyarakat," kata Kepala Balai Bahasa Kalteng Haruddin saat memberi sambutan sekaligus menyampaikan materi.
Haruddin mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan bahasa dalam penulisan semakin bagus.
"Makanya dalam kegiatan ini juga kita sampaikan penelitian terhadap beberapa media massa di Palangka Raya. Tujuannya bukan untuk menghakimi melainkan mengevaluasi agar ada perbaikkan ke depannya," tuturnya.
Menurut Haruddin, wartawan harus memiliki banyak diksi sehingga penulisan juga tidak monoton dan dapat memberi banyak informasi pada pembaca. (TESTI PRISCILLA/B-3)








