BORNEONEWS, Sampit - Dirpolair Polda Kalteng Kombespol Badarudin langsung berkunjung ke rumah Jumiati (45) yang merupakan korban serangan buaya di Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Jumat (9/3/2018). Ia memberikan santunan kepada korban.
"Ini sebagai bentuk simpati kami kepada korban, walaupun apa yang kami berikan tidak seberapa dan mudah-mudahan bermanfaat," ujar Badarudin.
Ia datang ke lokasi kejadian juga sekaligus melakukan pemantauan guna mengetahui persis kronologis kejadian serangan buaya tersebut.
Pada saat pemantauan, ia juga mengingatkan kepada korban agar jangan lagi beraktivitas terlalu banyak di tepi Sungai Mentaya. Karena hewan predator tersebut tentu akan kembali dan mencari mangsa saat lapar.
"Diharapkan korban tidak lagi cuci atau mandi di lanting tersebut. Karena sangat berbahaya bagi keselamatan dirinya," kata Badarudin.
Ia juga menerangkan bahwa hingga saat ini di Sungai Mentaya memang seperti menjadi habitat bagi buaya. Sehingga kapan saja hewan tersebut bisa menampakkan diri dan menyerang masyarakat yang beraktivitas di sungai. Apalagi pada saat musim kawin, maka akan lebih agresif. (MUHAMMAD HAMIM/m)








