SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kasus tewasnya perempuan berparas cantik, Nur Fitri (24), masih menimbulkan tanda tanya. Belum ada pernyataan resmi yang menyatakan korban dibunuh, meski dari hasil visum ditemukan luka akibat hantaman benda tumpul.

Pihak Kepolisian saat ini masih mendalami penyelidikan serta sudah membawa Atjin, suami korban, ke Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami sudah membawa suami korban ke Puslabfor Surabaya untuk diperiksa lebih mendalam," kata Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Samsul Bahri, Selasa (13/3/2018).

Sejauh ini, polisi masih minim bukti dan juga saksi. Sementara, Atjin, sempat pergi bersama-sama ke tempat hiburan malam sebelum korban ditemukan tewas di pinggir Jalan Pramuka, Kecamatan MB Ketapang, Sampit.

Selain itu, beberapa orang lainnya yang diketahui pergi bersama korban sebelum meninggal, juga diperiksa. Hal itu dilakukan untuk mencari petunjuk atas kematian Nur Fitri. Untuk berapa lama hasil pemeriksaan itu keluar, Samsul belum bisa memberikan penegasan.

--page

"Saat ini memang masih terkendala bukti dan saksi, namun kami akan segera mengungkap kasus ini. Terlebih suami korban sudah diperiksa di Surabaya. Kita tunggu hasil dari Puslabfor," terang Samsul. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)