BORNEONEWS, Sampit - Tidak terima diklakson pengendara lainnya yang hendak menyalip saat dalam perjalanan menuju dalam kota Sampit, sopir truk fuso, Supi, menganiaya pengemudi sopir tronton, M Untung.
Peristiwa penganiayaan yang menyebabkan korban harus dirawat inap di RSUD dr Murjani Sampit itu terjadi pada Selasa (20/3/2018) lalu.
Saat itu korban yang merupakan sopir truk tronton hendak mendahului kendaraan yang ada di depannya. Sebelum menyalip, korban membunyikan klakson berkali-kali dengan tujuan memberikan tanda agar dapat diberikan ruang gerak jalan.
"Dengan membunyikan klakson, Untung (korban) bermaksud memberikan tanda jika ia hendak mendahului truk Sup yang ada di depannya," ucap Kapolsek Ketapang AKP Todoan Gultom, Rabu (21/3/2018).
Pada awalnya, tersangka memberikan ruang gerak untuk korban yang mendahuluinya. Setelah berada di depan, Untung terus melanjutkan perjalanannya hingga berhenti di depan sebuah warung di sekitar Bundaran KB.
--page
Hanya selingan menit, datang truk fuso ikut parkir di samping kanan kendaraan korban. Sup pun turun dengan membawa besi pompa dongkrak yang ada di truknya itu. Sembari mengeluarkan kata-kata 'apa maksudmu mengklakson sekeras itu', tersangka memukulkan besi tersebut ke kaca truk pintu sebelah kanan yang dikendarai korban.
"Saat dipecahkan kaca truk oleh pelaku, korban masih berada di dalam truk itu," terang Gultom.
Kemudian korban turun dan mempertanyakan penyebab pelaku marah. Pelaku langsung memukulkan besi yang ia dipegang ke arah kepala korban hingga bercucuran darah. Tidak puas, pelaku kembali mengayunkan besi tersebut ke arah yang sama, namun ditangkis korban dengan menggunakan tangan hingga tulang tangan kiri bagian sikutnya patah.
Merasa terdesak, korban pun berusaha mendekatkan diri ke Sup dengan maksud mempersempit ruang geraknya dan berusaha mengambil alih besi tersebut menggunakan tangan kanan. Namun ditarik pelaku dengan paksa hingga terlepas dari tangan korban.
"Bagian telapak tangan kanan korban sobek akibat berusaha merampas besi dari tangan pelaku. Merasa tidak berdaya lagi, korban pun berteriak minta tolong," lanjut Kapolsek.
--page
Warga di sekitar lokasi beserta para sopir yang saat itu berada dekat dengan TKP pun berdatangan dan berusaha melerai keduanya.
Sup saat ini ditahan di Polsek Ketapang. Sementara korban langsung dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit guna mendapatkan pengobatan yang intensif. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)








