KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Dua siswa tingkat SMP di sebuah yayasan di Katingan yang disebut dianiaya guru semuanya berjenis kelamin laki-laki.

Dua siswa di sebuah yayasan di Desa Hampalit Kereng Pangi Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan itu dalam video berdurasi dua menit tampak mengerang kesakitan setelah sang guru tampak menghajar mereka.

Keduanya dipukuli menggunakan (diduga kayu) sebesar lengan orang dewasa di lantai dua yayasan itu.

Saat itu kedua siswa mengenakan seragam sekolah. Selain memukuli kedua siswa, guru tersebut juga melepas baju keduanya secara paksa.

Kejadian penganiayaan dua siswa yayasan sekolah yang juga panti asuhan ini diduga terjadi pada Rabu (28/3/2018) sekitar pukul 17.37 WIB.

--page

Guru yang menganiaya terekam kamera, dan kemudian menyebar kemana-kemana termasuk di media sosial (Medsos) facebook.

Video berdurasi selama sekitar dua menit itu pertama kali diunggah oleh akun facebook milik Sri Aulia pada Jumat (30/3/2018) pukul 20.28 WIB malam.

Sri Aulia membuat status di akun facebook-nya 'Dapat video dari teman di Kalteng'.

Kemudian pada keterangan video, ia menulis: Guru panti asuhan Km 26 Desa Hampalit  melakukan kekerasan kepada dua orang siswanya. 

Diduga si yatim piatu, dua orang siswa tersebut meminjam sepeda motor sang guru. Semoga ini tidak terulang lagi, dan jadi pembelajaran untuk kita semua.

Video yang diunggah ini 171 kali dibagikan dan dilihat 3.338 kali.

--page

Dalam tayangan video tersebut aksi kekerasan yang dilakukan guru pada yayasan ini terjadi pada Rabu (28/3/2018).

Awalnya, tampak guru itu lebih dulu berada di salah satu ruangan. Kemudian guru tersebut menghadap kaca jendela, lalu masuk ke salah satu ruangan. Tak lama kemudian muncul dua siswa kira-kira setingkat SMP di dalam ruangan. 

Sang guru lantas mendatangi keduanya, dan langsung menghajar mereka dengan kayu sebesar lengan dengan panjang sekitar 30 centimeter.

Guru ini tampak membabi buta dengan mengayunkan kayu kepada kedua siswanya secara bergantian.

Puas memukuli siswanya, guru ini kemudian melepas baju kedua siswanya dengan cara paksa dan meninggalkannya.

--page

Sedangka dua siswa yang baru dihajar ini tampak mengerang kesakitan.

Kapolsek Katingan Hilir Iptu Nurheriyanto Hidayat membenarkan kejadian ini. "Sudah ditangani polres, dan sudah di polres tadi malam," ujar Kapolsek Katingan Hilir Iptu Nurheriyanto Hidayat. (ABDUL GOFUR/B-5)