JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pada perdagangan Selasa (3/4/2018), harga minyak sawit berpeluang melanjutkan penguatan seiring meningkatnya permintaan menjelang Ramadan.

Namun, penguatan itu perlu adanya konfirmasi penembusan harga pada level resistance di kisaran RM2.460 (resistance 1), RM2.472 (resistance 2), dan RM2.501 (resistance 3), kata Analis PT Monex Investindo Futures Arie Nurhadi dalam risetnya di Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Tetapi, kata Arie, terbuka juga potensi pelemahan yang dapat terjadi dengan acuan support pada kisaran harga di RM2.396 (support 1), RM2.384 (support 2), dan RM2.349 (support 3).

CPO berhasil ditutup di harga RM2.458 pada perdagangan Senin kemarin. Kenaikan harga ini ditopang oleh tingginya permintaan yang utamanya berasal dari korporasi.

"Situasi ini saling terkait, karena di saat yang sama pelaku pasar memanfaatkan momentum sebelum penangguhan pajak berakhir, serta permintaan akan CPO untuk persediaan di bulan Ramadan dari kawasan Timur Tengah," imbuhnya.

--page

Adapun pada sesi pertama perdagangan hari ini, pergerakan harga CPO sedang bergerak pada level RM2.461 dengan Ringgit Malaysia pada hari ini dibuka melemah terhadap Dollar Amerika, yang dipicu situasi perang perang dagang telah menekan mata uang tersebut. (NEDELYA RAMADHANI/m)