JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seperti perusahaan perkebunan sawit lainnya, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) juga dibayangi pelemahan harga minyak sawit mentah (CPO) yang terjadi belakangan ini.

"Industri CPO telah mewaspadai pelemahan harga CPO pada tahun 2018 ini," kata Head of Corporate Secretary PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk Swasti Kartikaningtyas, di Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Swasti menegaskan, salah satu faktor yang digunakan sebagai dasar perhitungan pendapatan perseroan adalah penurunan harga CPO.

Swasti mengatakan, rencana emiten berkode saham SSMS ini akan sama seperti yang sebelumnya pernah diungkapkan.

"SSMS akan tetap meningkatkan kenaikan pendapatan sebesar 15% pada tahun ini," papar Swasti.

--page

Sebelumnya, pada tahun lalu diungkapkan bahwa penjualan SSMS melampaui target. Pendapatan SSMS hingga September 2017 naik 120,3% dari tahun sebelumnya menjadi Rp631,5 miliar.

Namun, saat ini SSMS belum optimistis akan melampaui target seperti yang dilakukan tahun sebelumnya. Faktor cuaca meningkatkan produksi sehingga harga melemah.

"Kita tidak berharap berlebih untuk bisa melampaui target," ujarnya. (NEDELYA RAMADHANI/m)