SAMPIT –

BORNEOMEWS, Sampit - Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur menilai pemkab seakan tidak berdaya menghadapi kasus buaya yang menyerang warga di daerah selatan. Dia pun mendesak agar masalah itu segera dituntaskan.

Menurutnya, hampir tiga tahun terakhir, pihaknya sama sekali tidak melihat ada aksi nyata yang dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah terkesan cuek dengan persoalan itu selama ini. 

Rudianur mengatakan, sudah biasa mengingatkan agar ada aksi nyata dari pemerintah. Sayangnya, hanya mengandalkan dari BKSDAini. Padahal untuk kasus itu harus dihadapi dan diatasi bersama  Karena tanpa ada sinergisitas antar semua lintas sektoral, maka langkah yang dilakukan tidak maksimal.

"Kita bukannya meremehkan BKSDA, mereka harus kita bantu melalui kebijakan," katanya, Rabu (4/4/2018).

Salah satu opsi yang bisa membantu saat ini yakni bagaimana agar buaya itu tidak menyerang lagi. Di antaranya merelokasi hewan berdarah dingin tersebut. Apabila masyarakat sendiri yang menangkapnya, maka rawan terjadi tindakan melawan hukum.

--page

Selain merelokasi buaya itu, warga yang ada di bantaran sungai itu juga perlu relokasi aktivitas di tepi Sungai Mentaya. Dengan demikian bisa mengurangi angka serangan buaya muara kepada warga sekitar.(NACO/B-11)