SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang kakek pesepeda pancal yang ditemukan terkapar di pinggir Jalan HM Asyad Km 21, Desa Bapanggang Raya, tepatnya di depan Jalan Karya Mufakat, Kecamatan MB Ketapang, Kotawaringin Timur merupakan korban tabrak lari.

"Mursid Walidin, pria berumur 60 tahun tersebut sedang dirawat di IGD RSUD dr Murjani. Ia menjadi korban tabrak lari yang hingga kini penabrak nya masih dicari," ucap Kasatlantas Polres Kotim, AKP Yudha Setiawan, Kamis (5/4/2018).

Korban yang merupakan seorang petani ditabrak oleh mobil dari belakang. Setelah terjadi kecelakaan, mobil tersebut langsung menancapkan gas nya untuk melarikan diri. Saat itu ia sedang mengayuh sepedan pancalnya menuju arah Sampit pada pukul 05.00 WIB.

"Korban saat itu dari rumahnya yang berada di Lenggana. Ia ditabrak mobil dari belakang hingga menyebabkan korban mengalami luka dan harus di rawat di RSUD dr Murjani Sampit," terang Kasatlantas.

Selain mengalami luka berat, peristiwa itu menyebabkan korban mengalami kerugian sekitar Rp.200 ribu. Hingga kini kasus tersebut masih diselidiki pihak kepolisian setempat. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)