BORNEONEWS, Sampit - Sebuah pohon pinang yang berdiri tegak terbelah menjadi dua bagian setelah disambar petir. Peristiwa itu terjadi saat Kota Sampit dilanda cuaca ekstrem, Jumat (6/4/2018), sekitar pukul 14.00 WIB.
Adapun peristiwa menggemparkan itu terjadi di kawasan padat penduduk, yakni Gang Rambai 4, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
"Saya tidak melihat persis kejadiannya. Saat itu terdengar suara petir sangat kencang dekat rumah. Setelah dilihat pohon pinang di depan rumah terbelah dua," kata Rita, warga Gang Rambai 4.
Untungnya, belahan pohon itu tidak merusak rumah warga maupun melukai warga sekitar. Kendati demikian, warga khawatir peristiwa itu terulang.
Selain itu cuaca ekstrem yang melanda Sampit juga menumbangkan sejumlah pohon akibat angin kencang. Sebuah atap garasi rumah warga di Jalan Iskandar juga mengalami kerusakan.
--page
Petir menyambat tersebut berbarengan dengan hujan deras disertai angin kencang. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu
"Alhamdulillah tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun kejadian itu sempat mengagetkan warga di sini. Karena bunyinya sangat keras sekali," kata Rita. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








