SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kondisi cuaca yang tidak menentu mengganggu penerbangan pesawat di Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Bahkan salah satu pesawat yakni Nam Air (Sriwijaya Group) batal mendarat.

"Awannya tebal dan sangat rendah menggantung jadi pesawat tidak bisa mendarat," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotim, Fadliannor, Selasa (10/4/2018).

Karena tidak bisa mendarat di Bandara Asan Sampit pesawat terpaksa sementara dialihkan mendarat ke Bandara Syamsudinoor Banjarbaru, Kalimantan Selatan, namum demikian kondisi sudah kembali normal.

"Saat ini sudah aman dan semua penerbangan insya Allah sudah lancar. Kita doakan agar udara cerah dan penerbangan lancar," ungkapnya.

Pesawat tersebut terbang dari Semarang rencananya akan mendarat di Bandara Asan Sampit membawa penumpang untuk tujuan Semarang. Karena kondisi cuaca yang tidak menentu pesawat harus batal mendarat.

--page

Beberapa hari terakhir ini kondisi cuaca di Kotim tidak menentu. Sebelumnya cuaca panas terjadi mengakibatkan sempat kebakaran lahan. Tidak berselang lama kota Sampit diguyur hujan lebat disertai angin kencang dan petir. (NACO/B-6)