BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) masih mengejar terduga pelaku kasus pembunuhan dan perampokan yang menewaskan bos dan asisten perusahaan kebun sawit.
"Kami masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang menyebabkan kedua korban meninggal dunia," ucap Kasatreskrim Polres Kotim, AKP Wiwin Junianto Supriyadi, Rabu (11/4/2018).
Perkara itu sudah berangsur selama dua bulan semenjak ditemukannya dua jasad berbeda jenis kelamin, HBCS alias IWN (46) dan STI (35), yang pertama kali ditemukan oleh karyawannya tidak jauh dari base camp perkebunan sawit milik IWN yang jaraknya kurang lebih 600 meter, lebih tepatnya di Jalan Eks HPT PT Mentaya Kalang, Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, Sabtu (3/2/2018) silam.
Meskipun sudah mengantongi identitas terduga pelaku, Kasatreskrim mengatakan, masih belum bisa membeberkannya kepada publik. Aparat baru bisa membeberkan nama pelaku apabila sudah tertangkap dan terbukti kebenarannya. Polres Kotim juga telah berkoordinasi dengan Polda Kalteng untuk mencari keberadaan orang yang diduga pelaku.
"Nanti setelah terbukti dan tertangkap, segera kami sampaikan siapa pelaku nya. Kami sudah berkoordinasi dengan Polda untuk menangkap orang itu," jelas Wiwin. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)








