BORNEONEWS, Sampit - Upaya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memasang pancing untuk menangkap buaya di Sungai Lemiring, Desa Ganepo, Kecamatan Seranau belum membuahkan hasil.
"Belum ada buaya yang berhasil ditangkap. Sudah beberapa kali kami mengecek pancing, tapi belum membuahkan hasil," kata Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Kamis (12/4/2018).
Pemasangan perangkap buaya tersebut sudah dilakukan beberapa kali. Pertama setelah serangan buaya pada Maret 2018 lalu. Korbannya seorang ibu rumah tangga yang diserang buaya saat mencuci di lanting.
Kemudian pada awal April 2018, terkait penyerangan terhadap pelajar. Tim BKSDA kembali memasang dua buah perangkap buaya. Namun tidak juga membuahkan hasil, walaupun salah satu umpan di perangkap tersebut sempat hilang, dan diduga disambar buaya.
Kendati demikian, tim BKSDA masih memasang kembali pancingan buaya itu. Mereka ingin menangkan satwa dilindungi tersebut tanpa melukainya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








