BORNEONEWS, Palangka Raya – Pertumbuhan penumpang di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya mencapai 13,8 persen per tahun. Hal ini merupakan pertumbuhan tertinggi di Indonesia karena rata-rata nasional sekitar 9 persen saja pertahun.
Saat ini, data Kementerian Perhubungan sudah mencapai 1 juta penumpang. Maka capaian tahun depan sudah lebih dari 1.100 orang pertahun.
“Pertumbuhannya 13,8 persen. Ini hal luar biasa sehingga kami harus antisipasi sekarang. Antara lain bandara baru dengan luas 29.500 m2, mampu menampung 1.800 penumpang bersama-sama, dengan jumlah 9 pesawat parkir bersama sama,” Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub RI, Agus Santoso tadi malam di Istana Isen Mulang Palangka Raya.
Agus Santoso mendampingi kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI untuk melihat infrastruktur dan transportasi di Kalteng, salah satunya menijau Bandara Tjilk Riwut baru di Jalan Adonis Samad itu.
Selain jajaran Ditjen Perhubungan Udara, juga Ditjen lain di Kemenhub antara lain Ditjen Perhubungan Darat dan Perhubungan Laut. Juga dari sejumlah Direktur di Kementerian PUPR.
--page
Karena capaian yang prospektif ini, kata Agus, konsentrasi penyelesaian Bandara baru Tjilik Riwut perlu dikebut agar pada 2019 nanti harus operasional. Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Angkasa Pura II pun tertarik untuk mengelolanya. (ROZIQIN/B-5)








