PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebanyak 10 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Palangka Raya, diajak ke luar untuk turut serta membersihkan lingkungan di seputaran bawah Jembatan Kahayan dan wisata Pasuk Kameluh, Palangka Raya, Jumat (20/4/2018).

Kepala Rutan, Akhmad Zaenal Fikri mengaku tidak merasa khawatir warga binaan itu akan melarikan diri.  

“Mereka sudah melewati setengah masa pidana dan dalam proses asimilasi,” kata Fikri.

Dia menuturkan, WBP yang dilibatkan itu, sebagiannya sudah terbiasa ke luar. Khususnya WBP yang masuk dalam grup band dan memiliki keahlian dalam mengembangkan kerajinan. Sisanya, terbiasa ke luar, hanya saja masih di lingkungan Rutan Palangka Raya.

Fikri berharap, kegiatan seperti itu bisa menjadi agenda rutin Rutan Palangka Raya. Adapun saat ini adalah program dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan.

--page

“Mudah-mudahan nanti bisa diprogramkan. Mungkin bisa sekali atau dua kali dalam seminggu. Tujuan membantu program pemerintah kota menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-11)