BORNEONEWS, Palangka Raya – Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Palangka Raya terlihat bahagia dalam kegiatan membersihkan lingkungan di seputaran bawah Jembatan Kahayan dan Taman Pasuk Kameluh, Palangka Raya, Jumat (20/4/2018).
Senyum mengembang terpancar dari raut wajah 10 WBP tersebut. Hari itu terbilang paling istimewa karena mereka bisa menghirup udara bebas meskipun hanya sesaat.
Lantas seperti apa perasaan mereka? Salah seorang WBP bernama Salbani mengaku bahagia bisa dipercara Kepala Rutan, Akhmad Zaenal Fikri untuk ikut ambil bagian.
Saat ditanya apakah ada perasaan kecil niat untuk kabur? Dia menjawab sekecilpun tidak ada.
“Saya sangat senang bisa dipercaya mengikuti kegiatan ini. Beliau (menilai Fikri) sangat bagus dalam memimpin (Rutan),” kata Salbani yang sebulan lagi bebas atas kasus penganiayaan.
--page
Hal senada juga disampaikan WBP lainnya, Wawandi. Dia menilai kepemimpinan Fikri (dalam hal pembinaan) patut dicontoh.
“Saya bersyukur sekali. Jujur saya kasus narkoba, dulu tidak ada orang yang (terjerat) kasus narkoba bisa keluar seperti ini. Beliau (Fikri) patut dicontoh bagi yang lain,” ucapnya.
“Sedikitpun saya tidak memiliki perasaan untuk kabur. Tidak ada sama sekali. Justru berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan,” tuturnya.
Sementara itu, Fikri mengatakan tidak khawatir para WBP yang diajak membersihkan lingkungan itu akan kabur.
Rata-rata, lanjut dia, para WBP itu sudah menjalani setengah masa pidana. Sebagiannya juga sudah terbiasa keluar meskipun dalam lingkungan Rutan. (BUDI YULIANTO/B-6)








