PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Nasib naas menimpa Lamsi, warga Pahandut Seberang. Lelaki berusia sekitar 40 tahun ini tewas tertimpa dahan saat menebang pohon menggunakan mesin chainsaw.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 17, Palangka Raya, Minggu (22/4/2018) sekitar pukul 12.30 WIB. Namun karena lokasi cukup jauh ditambah kondisinya banjir, korban baru bisa dievakuasi sekitar pukul 14.20 WIB.

Korban diduga meninggal dalam perjalanan saat dievakuasi menuju ke tempat perumahan. Diduga, dalam perjalanan itu bagian kepala korban terus mengeluarkan darah sehingga korban tidak selamat.

Puluhan aparat kepolisian berdatangan ke lokasi kejadian. Rekan korban yang pada saat itu bersama korban, Hurih mengatakan bahwa korban tertimpa dahan, bukan pohon yang ditebang.

"Dahannya saja yang menimpanya, bukan pohonnya," kata Hurih. Korban kemudian dibawa ke Ruang Kamboja RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, sedangkan Hurih akan dimintai keterangan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

Pantauan di lapangan, keluarga korban yang datang ke Km 17 tidak kuasa membendung isak tangis melihat kondisi jenazah. Apalagi saat diangkat ke mobil ambulance, darah berkeluaran dari bagian kepala. (BUDI YULIANTO/B-6)