PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Untuk membudidayakan ikan lele, hal terpenting adalah tempatnya. Sebab ikan lele bisa hidup di kolam yang memiliki kedalaman 1,5 meter.

Mengenai pakan, hampir sama dengan ikan pada umumnya. Cuma nutrisi makanannya harus memiliki kandungan 30% protein.

"Untuk kolamnya juga bisa ditambah probiotik agar microba yang ada di dalam kolam tersebut bisa mengurai. Untuk masa pembenihan hingga panen membutuhkan rentan waktu waktu lima bulan. Akan tetapi untuk memulai pembenihan ini harus dimulai dari musim penghujan sebagai sumber airnya," kata Kabid Pengelolaan Pembudidayaan Ikan pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kotawaringin Barat Hepy Kamis, Selasa (8/5/2018).

Untuk lele, meskipun tempatnya airnya kurang bagus atau kotor, masih bisa bertahan dibandingkan dengan ikan jenis lainnya. Untuk pembenihan sendiri, khususnya masyarakat Kotawaringin Barat, banyak yang sudah bisa mengembangkan sendiri.

"Untuk di daerah Kotawaringin Barat ikan lele dibudidayakan di Kecamatan Pangkalan Banteng dan Pangkalan Lada. Ikan lele di Kobar sebagian orang tidak menyukainya karena ikan tersebut biasa hidup di tempat yang terbilang kotor. Padahal dagingnya enak dan manis." (SARJITO/B-3)