BORNEONEWS, Sampit - Arb alias A menghabisi bos sawit Himawan Bernanda Chandra tanpa mendapat perlawanan. Sementara, asisten Himawan, Sumiati, sempat menarik rambut tersangka sebelum dihujami senjata tajam.
"Sampai saat ini dari keterangan saksi dan barang bukti yang kita amankan, masih satu tersangka. Tidak menutup kemungkinan bertambah," kata Kapolres Kotim AKBP Muhammad Rommel, Selasa (8/5/2018).
Warga Desa Lubuk Ranggan, Kecamatan Cempaga itu menghabisi korban pada Sabtu (3/2/2018). Awalnya, tersangka menghabisi korban dengan menjaganya di kebun sawit blok C0, Jalan Mentaya Kalang, Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu.
Rommel mengatakan, aksi itu bermula saat tersangka di kediaman orang tuanya di Pelantaran, dan mengambil sebilah pisau. Setelah itu ia menuju ke bengkel milik Supian.
Tersangka menyusul Supian di kebun sawit, setelah menyusul ke sana ia bertemu dengan Supian, lalu keduanya minum arak. Setelah selesai Supian menuju ke camp korban ingin mengambil gaji.
--page
Setelah itu tersangka menjaga mobil Himawan dan menghentikannya, serta meminta korban menuju ke tengah kebun. Sesampainya di TKP korban Sumiati diminta turun.
Saat itu tersangka turun dari mobil menghampiri Himawan dan menusuknya tiga kali sampai roboh. Melihat itu Sumiati teriak dan tersangka juga menghabisinya dengan menusuk korban.
Setelah dipastikan keduanya tidak berdaya, tersangka mengambil uang Rp4,5 juta di dompet Himawan. Kemudian Himawan dimasukan ke mobil yang kemudian dibakarnya, menggunakan bensin di bak. (NACO)








