BORNEONEWS, Muara Teweh– Pencarian Bulan Binti Nurhajami, bocah asal Desa Benao Hilir, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, yang tenggelam di DAS Benao pada Senin (14/5/2018) sekitar pukul 17.30 WIB, hingga kini belum membuahkan hasil.
Kapolsek Lahei AKP Fry Mayedi mengatakan, pihaknya menurunkan empat personel untuk mencari korban dibantu dua anggota Koramil, depalan orang pegawai kecamatan, anggota BPBD, serta masyarakat Benao.
“Hingga kini sudah 22 jam pencarian korban, masih beli membuahkan hasil. Namun kami terus berupaya mencari keberadaan korban,” kata AKP Fry Mayedi, Selasa (15/5/2018).
Ia menurutkan, saat korban terjatuh ke sungai, warga yang berada di lokasi kejadian langsung berupaya melakukan pencarian. Namun tidak membuahkan hasil karena arus sangat deras. Selain itu, cuaca mulai gelap lantaran sudah menjelang magrib.
Sedangkan pada malam hari, proses pencarian dibatasi lantaran beresiko tinggi. “Bila belum juga menemukan hasil akan dilanjutkan pada besok harinya," tutur dia.
--page
Kapolsek mengimbau masyarakat serta pihak yang melakukan pencarian agar selalu berhati-hati. “Gunakan pelampung dan selalu waspada. Jangan sampai korban bertambah,” tegasnya. (RAMADANI/B-3)








