PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Palangka Raya menjadi santri pesantren kilat di Rutan tersebut. 

Kegiatan pesantren kilat itu akan berlangsung selama Ramadan dibuka sejak hari ini, Senin (21/5/2018). 

"Untuk hari pertama, mereka mendapatkan pelajaran tentang bersuci. Pemateri kita datangkan dari Kementerian Agama Kota Palangka Raya," kata Kepala Rutan, Akhmad Zaenal Fikri. 

Ia menuturkan, pada kegiatan pembukaan, sebanyak 110 WBP baik laki-laki maupun perempuan hadir. Sebelumnya, pihak Rutan memperkirakan akan dihadiri 130 WBP. 

Kekurangan pada saat pembukaan itu terjadi karena ada sebagian WBP yang memiliki jadwal persidangan di Pengadilan Negeri Palangka Raya. 

--page

Fikri berharap, dengan adanya pesantren kilat, WBP dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Juga dapat menjadi sarana untuk belajar baik tata cara salat, membaca Alquran maupun lainnya. 

"Harapannya bagi mereka yang mungkin belum tahu bagaimana salat dan lain-lain bisa belajar," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-2)