BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga CPO pada perdagangan Selasa (22/5/2018) ditutup di RM2.477, dengan histori pada hari perdagangan itu menyentuh harga rendah (Low) di RM2.451 serta harga tinggi (High) di RM2.485.
Menurut Analis PT Monex Investindo Futures, Arie Nurhadi, CPO naik pada harga tertingginya dalam kurun waktu enam pekan di perdagangan Selasa. Patokan harga CPO untuk kontrak pengiriman Agustus di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 1,3 persen pada RM2.477 atau setara $624,64 per metrik ton pada penutupan perdagangan, yang merupakan persentase kenaikan terbesar sejak 14 Mei 2018, yang harga telah mencapai puncak harian tertingginya atau intraday pada RM2.485 sebagai yang tertinggi sejak 9 April 2018.
"Seperti di perdagangan beberapa hari yang lalu di mana harga CPO dipengaruhi oleh pergerakan minyak mentah dunia, karena komoditas tersebut digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi biodiesel. Jadi kenaikan harga CPO pada hari Selasa lebih karena kekhawatiran bahwa output minyak mentah di Venezuela bisa turun lebih lanjut setelah pemilihan presiden yang dipersengketakan dan potensi sanksi Amerika Serikat terhadap anggota OPEC itu," katanya.
Ekspektasi produksi CPO yang lebih rendah pada Mei juga mendukung harga acuan, dan adanya rilis data output dari Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) telah menunjukkan bahwa output CPO bulan April di negara Asia Tenggara ini turun 1 persen menjadi 1,56 juta ton dari bulan sebelumnya tetapi masih merupakan level tertinggi April sejak 2015.
"Perdagangan di hari Rabu 23 Mei 2018 saat tulisan ini disusun, pergerakan harga CPO sedang berada pada level RM2.468. Dengan perdagangan hari ini dibuka pada harga RM2.468, sementara harga tinggi (High) tercatat berada di RM2.483, dan harga rendah (Low) di RM2.463," ucapnya.
Untuk potensi penguatan lanjutan, kata Arie, perlu konfirmasi penembusan harga pada level resistance di kisaran RM2.503 (resistance 3), RM2.496 (resistance 2), dan RM2.478 (resistance 1). Sedangkan potensi pelemahan yang dapat terjadi dengan acuan support di kisaran harga RM2.446 (support 1), RM2.432 (support 2), dan RM2.409 (support 3). (NEDELYA RAMADHANI/m)








