BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga minyak sawit mentah (CPO) yang belakangan melemah, berpeluang menguat seiring dengan meningkatnya permintaan biodiesel.
“Pertemuan kami dengan sejumlah produsen biodiesel di Malaysia dan Indonesia terungkap bahwa kenaikan harga minyak mentah dunia ke level tertinggi dalam 3,5 tahun di posisi US$74 per barel telah membangkitkan atau mendorong permintaan biodiesel," kata CIMB Equities Research dalam risetnya medio pekan ini.
Tapi yang terpenting adalah laporan yang menyebutkan Kementerian ESDM di Indonesia berencana menaikkan kewajiban pemakaian biodiesel menjadi sedikitnya 25% pada 2019.
Jika ini terealisasi akan membuat konsumsi biodiesel Indonesia berada di kisaran 5,5 juta hingga 6 juta kiloliter, yang berarti secara signifikan lebih tinggi dari konsumsi biodiesel sebanyak 2,57 juta kiloliter pada 2017 dan target 3,52 kiloliter pada tahun ini.
Jika kebijakan ini dieksekusi, akan memberikan dorongan kuat bagi harga CPO pada 2019.
--page
“Prediksi rendahnya stok CPO pada Mei sedikit memberikan sentimen positif bagi harga CPO, meski sebagian tertekan oleh kecemadan terhadap lemahnya permintaan dari India, yang merupakan pasar penting.
“Kami proyeksikan harga CPO akan berada di kisaran RM2.300 hingga RM2.600 per ton pada Juni dan rata-rata RM2.700 per ton pada 2018. (NEDELYA RAMADHANI/m)








