BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana mendorong agar program keterampilan yang dilakukan oleh pemerintah daerah bisa melibatkan pihak warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Sampit.
"Tiap tahun Pemkab Kotim ada program pengembangan keterampilan yang dilaksanakan melalui kantor latihan kerja, kami harapkan bisa melibatkan warga binaan," kata Syahbana, Jumat (15/6/2018).
Dia mengatakan warga binaan perlu dibekal keterampilan agar saat mereka bebas nanti punya kemampuan dan bisa diterima di lapangan pekerjaan.
Karena dari sejumlah narapidana yang menghuni Lapas Sampit sebagian akibat tindak pidana yang dilatarbelakangi masalah ekonomi. Tidak hanya itu saja dia juga meminta kepada lembaga pendidikan non formal juga melibatkan warga binaan di program kegiatan mereka.
"Karena itu sangat membantu. Tidak bisa kita pungkiri terjadinya tindak pidana itu terjadi akibat berbagai macam latar belakang. Salah satunya karena lapangan pekerjaan tidak menerima mereka apalagi yang tidak memiliki keterampilan," tandasnya.
Maka dari itu untuk mengatasinya semua tugas dari pemerintah agar ikut serta beperan aktif, karena sebagian besar penghuni Lapas itu masyarakat Kotim. (NACO/B-6)








