PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan (Kalteng), Kaspinor menjelaskan pendapatan dari hasil balik nama kendaraan dan mobil mencapai Rp126 miliar.

"Pendapatan kita dari biaya balik nama motor maupun kendaraan dari Rp295 miliar baru kita dapatkan Rp126 miliar," ujar Kaspinor, Selasa (26/6/2018).

"Sedangkan pendapatan dari pajak terbilang kecil, namun sekecil apa pun, jika itu berpotensi menambah pendapatan daerah akan tetap kita garap," tambahnya.

Dia mengatakan penyumbang pendapatan daerah terbesar di Kalteng hingga saat ini berasal dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), termasuk wajib pajak dan biaya balik nama, sehingga hari libur nasional akan mempengaruhi.

Kaspinor mengatakan saat ini BPD di Kabupaten Barito Selatan dan Katingan tergolong rendah.

--page

"Pencapaian BPD di Barsel dan Katingan saat ini mencapai 43 persen. Salah satu hambatan ini karena banyaknya libur nasional sehingga mempengaruhi juga pada pendapatan kita," jelasnya.

Kaspionor menjelaskan dalam waktu dekat ini akan mengusahakan dan menargetkan pendapatan di Barsel dan Katingan setidaknya naik hingga 50 persen. (GAZALI/B-6)