BORNEONEWS, Sampit - Buaya yang menerkam Tasman (45), warga Desa Penyaguan, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diduga kuat berjenis buaya muara.
"Diperkirakan buaya yang menerkam korban tersebut adalah buaya muara, namun kami masih mencari tahu keterangan korban," ujar Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit Muriansyah, Sabtu (14/7/2018).
Dirinya menerangkan, buaya muara memang dikenal sangat ganas dan berbahaya jika dibandingkan dengan buaya sapit. Karena buaya jenis tersebut yang paling banyak menyerang manusia. Bahkan, banyak yang tewas akibat serangan hewan ganas tersebut.
"Memang buaya muara dikenal ganas dan masyarakat harus berhati-hati saat beraktivitas di Sungai Mentaya," kata Muriansyah.
Sementara untuk ukuran buaya tersebut belum diketahui. Karena, korban belum bisa memberikan keterangan dan masih dalam perawatan secara intensif.
--page
Sedangkan dari informasi Camat Pulau Hanaut Eddy Mashami mengungkapkan, diperkirakan buaya yang menyambar Tasman tersebut kurang lebih panjangnya tiga meter dan sudah sering terlihat di sekitar kejadian.
"Ukurannya kurang lebih 3 meter, namun itu hanya perkiraan saja," terang Eddy. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)








