PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Nasib apes bin sial dialami oleh 33 pegawai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah.

Pasalnya selama tujuh bulan mereka belum digaji. Gara-garanya anggaran untuk menggaji mereka tidak ada. Ke-33 pegawai KONI Kalteng inipun bingung mau menuntut ke mana pasca ketidakpastian nasibnya tersebut.

“Kita tidak tahu mau melapor ke mana sejak Januari-Juli 2018 belum meerima hak kita,” terang beberapa pegawai KONI Kalteng yang enggan disebutkan namanya, Senin (23/7/2018).

Meski tidak ada kepastian kapan mereka akan digaji, namun mereka tetap masuk kerja. Setiap hari mereka absen pagi hari. Setelah itu mereka berkerja di luar.

Salah satu staf KONI berharap perhatian Pemprov Kalteng, karena sesuai aturan KONI bisa aktif dan hidup berkat hibah dana dari pemerintah. (TIM BORNEONEWS/B-6)