JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Laju positif pergerakan harga minyak sawit mentah (CPO) berjangka masih berlanjut pada perdagangan Kamis (26/7/2018), seiring dengan pelaku pasar merespons positif kinerja ekspor sawit Malaysia.    

Pada perdagangan Kamis ini, pergerakan harga CPO sedang berada pada level RM2.181. Dengan perdagangan hari ini dibuka pada level RM2.181, sementara harga tinggi (High) tercatat berada di RM2.192, dan harga rendah (Low) di RM2.177.

"Adanya kenaikan volume ekspor CPO memang mendukung laju harga, namun potensi kenaikan lanjutan dapat dibatasi oleh masih adanya kekhawatiran tentang meningkatnya produksi sejalan dengan tren musiman," kata Analis PT MOnex Investindo Futures Arie Nurhadi dalam risetnya, Kamis.

CPO pada perdagangan Rabu (26/7/2018) ditutup di level RM2.163, dengan histori pada hari perdagangan tersebut menyentuh harga rendah (Low) di RM2.140 serta harga tinggi (High) di RM2.176.

"CPO berjangka jatuh ke level terendah dalam kurun waktu tiga tahun pada perdagangan hari Rabu sebelum akhirnya terjadi rebound karena terdapat tingkat permintaan yang terjadi menjelang akhir sesi perdagangan," ucap Arie. 

--page

Menurut dia, pelaku pasar bereaksi positif pasca rilis data ekspor periode 1 - 25 Juli dibandingkan periode yang sama pada bulan sebelumnya. Data Intertek Testing Services atau ITS mencatat surplus sebesar 7,25% dan perusahaan inspeksi AmSpec Agri Malaysia surplus sebesar 4,97%. 

"Potensi adanya penguatan pada hari ini perlu konfirmasi penembusan harga pada level resistance di kisaran RM2.207 (resistance 1), RM2.218 (resistance 2), dan RM2.228 (resistance 3). Sementara perdagangan di hari ini juga terdapat potensi pelemahan yang dapat terjadi dengan acuan Support di kisaran harga RM2.165 (support 1), RM2.139 (support 2), dan RM2.127 (support 3)," tuturnya. (NEDELYA RAMADHANI/m)