SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Daging kerbau beku di Bulog Sub Divisi Regional Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebanyak 1,5 ton ludes terjual. Bahkan, waktunya hanya sepekan.

"Untuk pekan ini sudah terjual 1,5 ton daging beku. Penjualan daging beku ini sangat meningkat dalam beberapa bulan terakhir," kata Kepala Seksi Harga Pasar, Pengadaan dan Pelayanan Publik Bulog Sub Divre Sampit, Wanto, Selasa (31/7/2018). 

Terkait itu, stok daging beku saat ini mulai menipis. Bulog Sampit langsung meminta tambahan stok daging dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Sudah kami ajukan permintaan dan akan segera datang dalam beberapa waktu ke depan," kata Wanto. 

Dia menjelaskan, jumlah daging beku yang akan didatangkan sebanyak 1,1 ton. Dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

--page

Namun pada bulan Agustus nanti, diperkirakan daya beli masyarakat mulai berkurang. Karena memasuki Hari Raya Idul Adha. 

"Kemungkinan akan berkurang daya belinya, namun itu hanya perkiraan. Peningkatan penjualan tidak menentu," terang Wanto. 

Dia menjelaskan, peningkatan daya beli masyarakat terhadap daging kerbau beku tersebut terjadi karena harga yang relatif murah. Kemudian, dagingnya tidak jauh beda dengan daging sapi. Hanya saja tidak ada lemak ataupun tulang di dalamnya. 

"Pembelinya tidak hanya masyarakat di dalam kota saja. Ada juga yang berasal dari luar Sampit," pungkas Wanto. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)