Video yang viral tersebut memuat cuplikan kegiatan dan potongan pernyataan Prabowo, lengkap dengan data capaian program, seperti total produksi beras nasional yang telah mencapai 21,76 juta ton hingga Agustus 2025, beroperasinya 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta peluncuran 80.000 kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih dan 100 Sekolah Rakyat.
Mukhtarudin mengemban jabatan baru sebagai Menteri P2MI menggantikan Abdul Kadir Karding. Ia sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Golkar di parlemen.
Usai dilantiknya Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) oleh Presiden Prabowo Subianto, kursi DPR RI asal daerah pemilihan Kalimantan Tengah yang ditinggalkannya dipastikan segera terisi.
Bias Layar bukanlah sosok baru di dunia organisasi maupun politik. Selain aktif sebagai pengusaha dan pengacara, ia juga memimpin sejumlah organisasi masyarakat dan saat ini menjabat sebagai Ketua di Dusmala Tebama Palangka Raya.
Mukhtarudin lahir di Pangkalan Bun, 6 September 1964. Sejak kecil, ia menempuh pendidikan dasar hingga SMA di kota tersebut. Mulai dari SD Negeri 02 Pangkalan Bun (1977), SMP Negeri 1 Pangkalan Bun (1981), hingga SMA Negeri 1 Pangkalan Bun (1984). Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Lambung Mangkurat, meraih gelar Sarjana Ilmu Administrasi Negara.
Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin sore, 8 September 2025, sebagaimana disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
IHSG tercatat melemah 100,49 poin atau 1,28 persen ke posisi 7.766,84 pada penutupan perdagangan Senin, dengan frekuensi perdagangan tercatat 2.231.184 kali dan volume perdagangan sebanyak 36,65 miliar dan nilai transaksi senilai Rp20,15 triliun
Mukhtarudin mengatakan Presiden Prabowo belum memberikan tugas rinci kepadanya. Namun, dia menekankan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo harus dijalankan sebaik mungkin mengingat perlindungan tenaga kerja migran menjadi pekerjaan besar yang harus diperhatikan.
Hal itu disampaikannya usai pelantikan Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin sore, 8 September 2025.
Mukhtarudin yang lahir dan besar di Pangkalan Bun menempuh pendidikan dasarnya di SDN 02 Pangkalan Bun pada tahun 19711977. Ia kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Pangkalan Bun (19781981) dan SMAN 1 Pangkalan Bun (19811984). Selepas SMA, Mukhtarudin melanjutkan studi tinggi di Universitas Lambung Mangkurat, mengambil jurusan Ilmu Administrasi Negara, dan lulus pada tahun 1988.
Dalam prosesi itu, yang berlangsung tepat pukul 16.00 WIB, Budi Arie, yang diberhentikan oleh Presiden Prabowo sebagai menteri, tidak terlihat hadir di Istana Negara.
Di Istana Negara, prosesi pelantikan menteri dan wakil menteri yang baru diawali dengan pembacaan keppres pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri, kemudian pengambilan sumpah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo.
Sebelum dipercaya memimpin Kementerian Keuangan, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 3 September 2020 melalui Keputusan Presiden RI Nomor 58/M Tahun 2020.
BORNEONEWS, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia menjelang dirinya diberhentikan dari jabatannya sebagai…
Mensesneg Prasetyo dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, menyebut reshuffle terjadi di Kemenko Politik dan Keamanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan olahraga
Anutin berhasil mendapat dukungan 311 suara dari 500 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Thailand melampaui ambang batas suara yang dibutuhkan untuk terpilih menjadi perdana menteri