Langsung ke konten
BorneonewsBorneonews
Our News

Politik

NEWS

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan literasi dan inklusi pasar modal agar masyarakat tidak sekadar menjadi investor, tetapi juga memahami strategi investasi yang tepat.

Testi Priscilla

Suka:0Komentar:0