Camat Telaga Antang Joko Ariyadi Setiawan menuturkan, tradisi bagasing masih dijaga oleh masyarakat setempat karena mayoritas desa di wilayahnya merupakan desa pribumi Dayak. Meski tidak dimainkan setiap waktu, bagasing biasanya hadir pada musim tertentu, khususnya menjelang panen padi.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kotim, Johny Tangkere, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberdayakan dan merangkul Usaha Mikro Kec Menengah (UMKM) sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Meski cuaca sempat diguyur gerimis, antusiasme penonton tidak surut. Ribuan penonton tetap bertahan dan bernyanyi bersama mengikuti alunan lagu-lagu yang dibawakan Juan Reza.
Tradisi ini kembali hidup dan menjadi pusat perhatian dalam Festival Budaya Habaring Hurung (FBHH) yang menjadi rangkaian HUT ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Penyelenggaraan Sampit Expo 2026 yang akan dilaksanakan pada 7 Januari 2026 tersebut meliputi berbagai stand yang memperlihatkan keberagaman pelaku usaha dan instansi.?
Di sela keramaian, beberapa kelompok ibu-ibu terlihat sibuk menyiapkan hidangan. Mereka bukan sekadar memasak. Mereka sedang mengikuti lomba manjuhu, sebuah tradisi memasak khas suku Dayak yang kini kembali ditampilkan dalam pagelaran seni dan budaya DAD Kotim pada 2930 November 2025.
Pagelaran pentas seni dan budaya DAD Kotim digelar di Halaman Kantor DAD selama 2 hari, 29-30 November 2025. Kegiatan yang mengusung tema Kotim berbudaya tersebut menghadirkan bazar UMKM, lomba karungut, dan lomba manjuhu.
Tiwah seperti yang dilaksanakan di Desa Pondok Damar Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) dapat dikemas sedemikian rupa sehingga menarik minat wisatawan untuk datang dan menyaksikan kekayaan budaya serta ritual keagamaan yang ada di Kotim.
Kades Pondok Damar, Kenos, menjelaskan bahwa ritual Tiwah di desa mereka dilaksanakan secara turun-temurun sesuai dengan kemampuan keluarga yang bersangkutan.
Ketua Panitia Alang Arianto menyampaikan, pawai pembangunan tahun ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan instansi. Peserta terdiri dari 5 kategori yaitu kendaraan hias 61 peserta, pejalan kaki pelajar 71 peserta, drum band 19 peserta, pejalan kaki umum 100 peserta, sepeda hias 6 kelompok peserta.
Pengakuan sebagai cagar budaya nasional akan memberikan banyak manfaat, terutama dalam aspek perlindungan, pembinaan, serta dukungan anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi.
Kunjungan turis asing tersebut bukan sekadar singgah biasa. Rute panjang mereka dimulai dari Banjarmasin, menelusuri keindahan Loksado dan Kapuas, lalu Palangka Raya, sebelum akhirnya tiba di Kota Sampit.
Klub Liga Italia Juventus fokus menyiapkan skuadnya menuju Piala Dunia Antarklub 2025 di bawah asuhan pelatih Igor Tudor yang baru memperpanjang kontraknya hingga 30 Juni 2027, Jumat (13/6).
Dua situs budaya itu Rumah Betang Tumbang Gagu yang ada di Kecamatan Antang Kalang dan Rumah Kai Jungkir di Kecamatan Baamang. Dua situs budaya itu ditargetkan oleh Pemerintah Daerah Kotim statusnya menjadi Cagar budaya nasional.?
Daya tarik utama Pantai Jodoh adalah suasananya yang asri dan banyaknya spot menarik untuk berfoto. Akses menuju tepi pantai pun sangat mudah!?lantaran tersedia!?jembatan yang tertata rapi hingga ke bibir pantai.
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta dinas terkait serius untuk mengembangkan Pulau Hanibung menjadi Taman Satwa. Jika terjadi kendala, dirinya akan menghadap DPR RI dan Kementerian.?
Suasana di Ikon Jelawat Sampit malam itu, Sabtu, 11 Januari 2025, berbeda dari malam-malam sebelumnya. Kendaraan roda 2 dan roda empat berdesak-desakan berebut parkir di sepanjang Jalan Iskandar. Ribuan pengunjung pun tampak berdesak-desakan berebut masuk ke taman dengan ikon patung jelawat besar tersebut.
BOREONEWS, Sampit - Daun-daun pohon pinus melambai tertiup angin menyambut kedatangan pengunjung di sebuah tempat yang cukup jauh dari kota Sampit. Perlu menempuh waktu kurang lebih 2 jam untuk…