Ragam rampai seni budaya Kota Palangka Raya menampilkan Tarian Khas Wadian Dadas serta Tarian Mandau Apang. Kemudian dilanjutkan lantunan lagu Etnik Karungut Dayak, disusul dengan nyanyian berjudul Tatu Hiang dan lagu Oh Palangka Raya.
Dorongan itu disampaikan Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, saat berada di Palangka Raya, Senin, 15 Desember 2025. Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, namun masih membutuhkan dukungan promosi dan penguatan dari pemerintah pusat.
Lamandau Exotic Borneo merupakan hasil kolaborasi Pemkab Lamandau, khususnya Dinas Pariwisata, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten, dan lainnya.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengatakan, peluncuran identitas baru pariwisata ini menjadi langkah penting dalam memperkenalkan potensi Lamandau secara lebih luas kepada wisatawan.
Dalam agenda pendampingan pelaku IKM yang berlangsung di Kota Palangka Raya, hadir Ibu Nisa dan suami, pemilik LifestyleNusantara, sebuah bisnis yang telah aktif mengekspor produk Indonesia ke New Zealand.
Kementerian Pariwisata menyatakan bahwa pemerintah tidak pernah melarang maupun berencana menghentikan operasional OTA di Indonesia. Pemerintah justru melihat OTA sebagai mitra strategis dalam memajukan pariwisata nasional.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pencanangan penggunaan Lawung/Sumping di lingkungan sekolah pada hari tertentu sebagai upaya melestarikan budaya lokal. Acara berlangsung meriah pada Senin, 8 Desember 2025 di Rumah Betang Manggatang Utus Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir.
Tradisi ini merupakan bagian dari kepercayaan masyarakat Dayak di daerah aliran sungai (DAS) Kalimantan Tengah yang masih lestari hingga kini. Dalam ritual tersebut, warga menyiapkan berbagai sesajen di pinggir sungai, mulai dari ayam kampung, nasi, hingga minuman dan perlengkapan upacara lainnya.
DPRD siap mengawal pengembangan Taman Wisata Pangku Alam agar manfaatnya semakin luas, terutama dalam mendukung sektor pariwisata dan pelestarian lingkungan.
Sebuah rumah kayu tua di Barimba, Kecamatan Kapuas Hilir, kembali menjadi sorotan setelah unggahan media sosial mengenai kondisinya yang memprihatinkan menarik perhatian masyarakat.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris, menegaskan bahwa Ritual Mamapas Lewu merupakan…
Huma purun, sebuah usaha pemasaran kerajinan purun yang didirikan Krisma Drakel. Siapa sangka, bisnis yang ia tekuni ini berawal dari satu hal sederhana yaitu kecintaan pada produk lokal.
BORNEONEWS, Sampit – Alunan kecapi pelan mengiringi seorang pemuda yang berdiri di panggung halaman Kantor Dewan Adat Dayak (DAD) Kotawaringin Timur (Kotim). Dengan penuh percaya diri, ia mulai…
Di sela keramaian, beberapa kelompok ibu-ibu terlihat sibuk menyiapkan hidangan. Mereka bukan sekadar memasak. Mereka sedang mengikuti lomba manjuhu, sebuah tradisi memasak khas suku Dayak yang kini kembali ditampilkan dalam pagelaran seni dan budaya DAD Kotim pada 2930 November 2025.
Pagelaran pentas seni dan budaya DAD Kotim digelar di Halaman Kantor DAD selama 2 hari, 29-30 November 2025. Kegiatan yang mengusung tema Kotim berbudaya tersebut menghadirkan bazar UMKM, lomba karungut, dan lomba manjuhu.
Bupati Rizky berharap bahwa melalui penyelenggaraan Delang Hili Lanting Ecofest 2025, kesadaran wisata akan semakin meningkat, budaya lokal semakin lestari, serta memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat, khususnya di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang, dan Kabupaten Lamandau secara umum.
Penampilan Indonesia tersebut dibuka dengan penampilan tari Pendet oleh Nalani dan Keandra Gruys serta Jasmine Daoust, WN Kanada, yang menunjukkan bagaimana seni tradisional tetap dijaga oleh diaspora dan generasi muda yang tumbuh jauh dari Indonesia.