Ajang bergengsi tingkat kabupaten ini digelar oleh Dinas Pendidikan Barito Timur di Gedung Tenis Indoor RTH Taman Nansarunai? Nansarunai Tamiang Layang dan diikuti oleh sekitar 200 pelajar jenjang SD dan SMP dari berbagai sekolah di daerah itu.
Sebanyak 83 peserta dari berbagai tim, seperti Bubuhan Team (Kujan), Putra Bahaum (Batu Kotam), dan Tim Heviza (Kotawaringin Barat), siap memacu adrenalin di lintasan sepanjang 1.700 meter yang membentang dari Jembatan Kujan hingga Lokpon Kujan.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat sportivitas di antara para peserta. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme masyarakat yang menjadikan acara ini sebagai momentum untuk mempromosikan kekayaan daerah.
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pawai Nasi Adab memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung semarak dengan menampilkan tradisi dan…
Jembatan Kaca itu memiliki panjang bentang 120 meter dengan lebar 1,8 meter.?Jembatan yang menghubungkan antara Seruni Point dengan?shuttle area?pemandangan Gunung Bromo, Gunung Bathok, dan Gunung Semeru ini memiliki ketinggian 80 sampai 100 meter.
Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Tengah, Stephanus Cahyo Adiraja, menyebut potensi Kalteng dalam perdagangan karbon sangat besar berkat kekayaan sumber daya hayati. Namun, unit karbon dari hutan dan lahan konservasi belum bisa diperdagangkan di IDX Carbon karena masih menunggu regulasi kementerian.
BORNEONEWS, Muara Teweh – Dalam rangka memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Barito Utara menggelar Gebyar Maulid dengan berbagai…
"Aktivitas ilegal seperti penebangan liar dan perambahan hutan dapat merusak ekosistem yang rapuh ini. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang serius dan berkelanjutan untuk menjaga kelestarian alam Lamandau,"
Sesuai namanya, kuliner otentik ini berasal dari Kandangan, ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dan telah menjadi ikon kuliner Suku Banjar yang telah mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.
Rumah bersejarah ini terletak strategis di tepi sungai, di Anjir Serapat Km 10, Kecamatan Kapuas Timur. Lokasinya tidak jauh dari Makam Pahlawan Surya Chandra, menjadikannya pusat ziarah dan mengenang jasa para pejuang. Keberadaan rumah ini memperkaya narasi sejarah perjuangan lokal yang patut untuk dikenang.
Acara ini merupakan perpaduan antara ritual Jamasan (pembersihan) benda pusaka leluhur dengan selamatan yang ditandai penyajian puluhan macam kue tradisional Banjar.
Dengan pencapaian ini, Desa Upon Batu diharapkan semakin dikenal luas sebagai destinasi wisata unggulan yang tidak hanya membanggakan Kabupaten Gunung Mas, tetapi juga Kalimantan Tengah.
Aroma menggoda dari berbagai jajanan tradisional seperti kerupuk basah, kerupuk ikan belida, kerupuk ikan haruan, wadai apam, blodar, lemper, klepon, lepat ubi, dan lainnya seolah menjadi daya tarik utama yang sulit ditolak.