Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah telah melakukan pembelian kepada 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM yang ada di Kalteng selama masa pandemi Covid-19 kurang lebih satu tahun ini.
Pelaksana Tugas atau Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, H Nuryakin mengatakan bahwa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM merupakan sektor yang diminati selama masa pandemi Covid-19 ini.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy mengatakan bahwa pihaknya selalu bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM, juga bekerja sama dengan berbagai asosiasi pelaku usaha termasuk Klinik Bisnis, untuk mendukung pemberdayaan penjualan secara digitalisasi oleh UMKM.
Festival UMKM dan Pariwisata Digital Kalimantan Tengah telah mencapai puncaknya pada hari Kamis, 24 Juni 2021. Hal ini dilaksanakan melalui Launching Website UMKM dan Pariwisata Digital Kalteng yang dilaksanakan secara virtual oleh Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Wakil Presiden Maruf Amin meminta seluruh pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di seluruh daerah untuk mengurus sertifikasi halal sehingga produknya mendapatkan sertifikat halal.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah, Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran menyampaikan apresiasinya pada kegiatan-kegiatan yang dilakukan Klinik Bisnis.
Pengusaha Nasional yang merupakan putra asli Kalimantan Tengah, H Abdul Rasyid AS memberikan pesan semangat kepada entrepreneur atau pengusaha muda Kalteng melalui pesan virtualnya yang ditayangkan dalam kegiatan Ngopi Preneur Klinik Bisnis pada Sabtu, 19 Juni 2021 malam di Palace Ballroom Lt. 3 Hotel Aquarius, Palangka Raya.
Kegiatan Ngopi Preneur yang dilaksanakan Klinik Bisnis pada Sabtu, 19 Juni 2021 malam bukan kegiatan ngopi biasa melainkan kegiatan luar biasa yang mampu mempertemukan pelaku UMKM Kalimantan Tengah dengan para investor.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah, Yulistra Ivo Azhari Sugianto Sabran menghadiri langsung kegiatan Ngopi Preneur yang dilaksanakan oleh Klinik Bisnis pada Sabtu, 19 Juni 2021 malam di Palace Ballroom Lt. 3 Hotel Aquarius, Palangka Raya.
Klinik Bisnis di bawah naungan Abdul Rasyid Foundation atau ARF rencananya akan menggelar Ngopi Preneur malam hari ini, Sabtu, 19 Juni 2021. Namun sebelum kegiatan berlangsung, terutama bagi awak media yang akan datang meliput nantinya, diminta untuk melakukan swab antigen sejak sore harinya.
Semangat dan keuletan menjadi salah satu kunci untuk sukses menggeluti bidang industri kreatif. Salah satunya seperti yang dilakoni Gampang, pengusaha kerajinan khas Dayak.
Pengamat Ekonomi Universitas Palangka Raya, Fitria Husnatarina menilai untuk penguatan kualitas produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu peran pemerintah.
Akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Palangka Raya, Fitria Husnatarina berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) dapat mengeluarkan kebijakan yang pro UMKM.
Akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Palangka Raya, Fitria Husnatarina menilai saat ini banyak kegiatan Go Digital Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang belum diimplementasikan.
Akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Palangka Raya, Fitria Husnatarina menilai digitalisasi sudah bukan menjadi hal yang bisa ditawar lagi untuk saat ini, termasuk bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun industri kecil dan menengah (IKM).
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ivo Sugianto Sabran menyampaikan penggunaan kain batik saat ini tidak hanya diaplikasikan dalam busana dan aksesoris namun bisa juga digunakan sebagai dekorasi.
Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dimasa pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Daerah diharapkan dapat mengoptimalkan pemberian modal bagi pelaku UMKM di Kalteng.
Miniatur motor gede (moge) klasik yang dibuat dari limbah paralon (PVC) karya Bahrun Mustofa (40), warga Dusun Jurangsari, Desa Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, diminati banyak konsumen dari mancanegara.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Rihando mengatakan bahwa perlu adanya dukungan seluruh pihak kepada UMKM dan wisata lokal.