Sektor kuliner jika dikembangkan dengan optimal dapat menjadi salah satu tonggak untuk meningkatkan perekonomian kerakyatan. Apalagi dengan tren kuliner yang terus berkembang.
Asisten I Setda Kota Palangka Raya Murni D Jinu membuka kegiatan lomba foto, pameran produk kreatif dan bazar kuliner di Betang Hapakat, Jumat (3/1/2019).
Diyakini perkembangan sektor industri kreatif dapat menjadi pendorong perekonomian daerah. Terutama dari golongan menengah ke bawah dengan UMKM yang dimilikinya.
Anggota Komisi B DPRD Kalteng Putri Noor Hajah menilai saat ini industri kreatif dan perekonomian lokal masyarakat berjalan cukup baik. Untuk itu dia minta Pemprov Kalteng terus mengawal dan mendukung dua sektor tersebut secara berkelanjutan.
Rencana Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran ingin menjadikan kawasan kuliner di area terminal baru Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya mendapat respon postif dari warga.
India sepertinya akan menurunkan bea masuk untuk minyak sawit (CPO) mulai tahun depan, menanggapi permintaan dari dua produsen minyak sawit terbesar dunia, yakni Indonesia dan Malaysia.
Empat film bertemakan lingkungan hasil karya penggiat film yang mengikuti festival film bertemakan lingkungan hidup yaitu Borneo Environmental Film Festival (BEFF) terpilih sebagai pemenang dari 83 peserta dari berbagai daerah pada festival yang dilounching 5 Oktober 2018 lalu.
Acara ini penting untuk seluruh perangkat desa se Kabupaten Seruyan, karena ini merupakan pendidikan secara tidak langsung untuk berinovasi dalam melakukan pembangunan masyarakat desa.
Kegiatan itu diikuti 85 peserta dari DPMD Kabupaten Gumas, Camat, Tenaga Ahli P3MD, Tenaga Ahli Kabupaten Pengelolaan Pengetahuan Bidang Pembangunan Manusia.
Kegiatan tersebut diikuti Tim Inovasi Kabupaten Program Inovasi Desa berjumlah 24 orang, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) sebanyak 36 orang dan tenaga ahli P3MD berjumlah 6 orang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menginginkan daerah ini menjadi destinasi wisata utama di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Saat menghadiri Temu Akbar 1000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Palangka Raya, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengimbau masyarakat tidak terlalu bergantung pada usaha kebun sawit dan pertambangan.
Peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat nampaknya menjadi priorotas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) di bawah pimpinan Gubernur Sugianto Sabran saat ini.
Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) H Rudianur menegaskan kemitraan plasma yang dilakukan perusahaan sebagai bentuk wujud nyata kepedulian kepada masyarakat.
Temu akbar 1000 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama instansi terkait siap meningkatkan ekonomi masyarakat.