PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi industri kelapa sawit berkelanjutan melalui partisipasi aktif dalam Pertemuan Teknis Kelapa Sawit atau PTKS 2025.
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) berpartisipasi aktif dalam Pertemuan Teknis Kelapa Sawit (PTKS) 2025, yang diselenggarakan pada tanggal 1V17 Juli 2025 di Yogyakarta.
Asisten CSR PT Menteng Kencana Mas (PT MKM), Alsa Lowtogana, mewakili perusahaan di Pulang Pisau mengungkapkan harapannya agar hubungan baik yang selama ini terjalin antara PT MKM dan Pemkab Pulpis tetap terjaga.?
Dua perusahaan berbasis di Kabupaten Pulang Pisau, yakni PT Menteng Kencana Mas (PT MKM) dan PT Borneo Sawit Gemilang (PT BSG), menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pulang Pisau.
"Perusahaan turut menyediakan pendampingan teknis lanjutan untuk memastikan bahwa proses perhitungan SROI dapat dilaksanakan secara mandiri dan berkelanjutan,"
Kegiatan yang dilakukan di antaranya gerakan bersih kota, gerakan bersih sungai, berbagi tempat sampah di kelurahan dan desa sekitar operasional perusahaan serta penempatan 6 kontainer sampah di titik - titik strategis di Pangkalan Bun.?
Pelatihan Social Return on Investment atau SROI yang digelar PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (PT SSMS Tbk) 2S26 Juni 2025, di Kantor Pusat SSMS, Pangkalan Bun tak hanya memperkaya wawasan teknis, tetapi juga menggugah kesadaran peserta akan pentingnya mendengarkan langsung suara masyarakat.
Transparansi bukan hanya kewajiban, tapi budaya yang dibangun. Prinsip inilah yang terus dikedepankan oleh PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (PT SSMS Tbk) dalam setiap aspek operasional dan keberlanjutannya.
Dalam upaya memperkuat akuntabilitas sosial, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (PT SSMS Tbk) menyelenggarakan pelatihan Social Return on Investment atau SROI bagi 22 karyawan dari berbagai unit bisnis.
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (PT SSMS Tbk) kembali menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan keberlanjutan dengan menggelar pelatihan Social Return on Investment atau SROI selama empat hari, dari 23 hingga 26 Juni 2025.
penanaman sawit akan sia-sia karena erosi yang diakibatkan pembukaan lahan akan menumbangkan tanaman tersebut satu persatu nantinya. Selain itu, ekosistem sungai akan rusak. Tidak tersedianya makanan di pinggir-pinggir sungai bagi ikan menyebabkan nelayan susah untuk mendapatkan tangkapan.
Kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Danau Seluluk Jaya kembali menjadi sorotan dalam kegiatan Patroli Gabungan Perlindungan dan Pengamanan Hutan. Hendriansyah, penyuluh dari KPHP Kotawaringin Barat, mengungkapkan bahwa meskipun sebagian besar areal HKm masih terjaga, terdapat indikasi pelanggaran di beberapa titik.
Dalam upaya mendukung pengendalian perubahan iklim, PT Mitra Mendawai Sejati atau MMS, unit bisnis perkebunan dari PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS, secara resmi melakukan penghitungan emisi dan serapan karbon berbasis Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim atau SRN-PPI.
Dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan mencegah konversi lahan ilegal, Kelompok Tani Hutan atau KTH Danau Seluluk Jaya kembali menggelar Patroli Gabungan Perlindungan dan Pengamanan Hutan.
PT Mitra Mendawai Sejati atau MMS, unit bisnis dari PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS, terus memperkuat komitmennya dalam pengendalian perubahan iklim dengan memetakan emisi karbon dari empat sektor utama.
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS Tbk) menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kalimantan Tengah dengan berpartisipasi aktif dalam forum penilaian kinerja kabupaten/kota terkait pelaksanaan aksi konvergensi tahun 2025.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam komitmennya mendukung upaya pengendalian perubahan iklim, PT Mitra Mendawai Sejati atau MMS, salah satu unit bisnis perkebunan dari PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk…