BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalteng, Yoseph mengatakan, tes urine yang digelar secara mendadak di Rutan Kelas IIA Palangka Raya untuk membuktikan bersih atau tidaknya mereka dari penyalahgunaan peredaran gelap narkoba.
Bahkan, ia meminta kepada petugas BNNP Kalteng yang melakukan tes untuk mengatakan yang sesungguhnya. Jika ada yang positif, nyatakan positif demikian pula jika semuanya dinyatakan negatif.
Setelah semua sipir termasuk dari Bapas dan Rupbasan menjalani tes urine, pihak BNNP menyatakan hasilnya semua negatif.
"Hari inilah membuka mata kita. Kita coba mengangkat yang selama ini diduga dan segala macam. Kakanwil sendirinya tahu. Ini adalah real. Keterlibatan sipir belum terindikasi," kata Kabid Pencegahan BNNP Kalteng, Baja Sukma, Kamis (9/8/2018).
Sementara itu, Yoseph mengatakan, tes urine tersebut merupakam program rutin dari divisi pemasyarakatan. Sipir yang bertugas di semua UPT di Kalteng juga akan dites urine.
--page
"Tinggal di Muara Teweh dan Pangkalan Bun yang belum," ucapnya. (BUDI YULIANTO/m)








