PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) semakin memprihatinkan, bahkan sudah masuk dalam zona merah.

Kasat Narkoba Polres Kobar  Iptu Triyono Raharja mengatakan, maraknya peredaran narkoba di wilayah hukumnya karena oleh beberapa faktor. 

Pertama, karena letak kota Pangkalan Bun berada di posisi strategis bagi perkembangan ekonomi, sehingga dimanfaatkan oleh pengedar dari beberapa kota untuk menyuplai barang haram.

Kedua, di Kobar banyak pintu masuk transportasi ke kota Pangkalan baik dari udara, darat maupun laut. 

"Yang paling susah kita mendeteksi barang yang masuk melalui pelabuhan laut karena belum tersedianya alat seperti di bandara, apalagi dengan banyaknya pintu masuk lewat laut," kata Triyono, Selasa (14/8/2018).

--page

Jadi untuk mengantisipasi semakin bertambahnya peredaran narkoba, maka Satuan Narkoba Polres Kobar bekerjasama dengan BNN maupun dengan relawan.

"Kami sangat membutuhkan peran masyarakat baik tentang pencegahan maupun pelaporan dan kami memberikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini telah membantu kita," tegasnya. (MASROHAN/B-6)