PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng kembali melepasliarkan orangutan ke Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR), Kabupaten Katingan. 

Jika pada bulan lalu ada 13 orangutan yang dilepasliarkan ke taman tersebut, kali ini berjumlah 10 orangutan. Dengan demikian, saat ini total yang telah dilepasliarkan oleh BOSF ke TNBBBR yakni 102 orangutan. 

Dalam rilis yang diterima borneonews.co.id, petugas membawa orangutan tersebut melalui jalur darat dan sungai dengan jarak tempuh kurang lebih 10-12 jam sejak Selasa (14/8/2018).

Pelepasliaran tersebut dalam rangka memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini dilakukan berkat kerja sama antara BOSF, BKSDA Kalteng, Balai TNBBBR dan Usaid Lestari. 

CEO Yayasan BOSF Jamartin Sihite mengatakan, bulan Agustus memiliki makna apik bagi mereka. Sebab, pada 17 Agustus, bangsa Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan. 

--page

Sedangkan bagi pelaku konservasi, merayakan Hari Orangutan juga dilakukan pada bulan yang sama.

"Jadi kami ingin mendedikasikan bulan ini sebagai bulan kebebasan dan kemerdekaan bagi orangutan," katanya. 

Ia menuturkan, pelepasliaran itu sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian alam beserta isinya. Ia juga menyebut pelepasliaran di musim kering ini karena hutan alami di TNBBBR keamanannya terjamin dari bahaya kebakaran hutan.

Sekadar diketahui, 10 orangutan yang dilepasliarkan ke TNBBBR terdiri atas tujuh betina dan tiga jantan. Saat ini, orangutan yang ada di pusat rehabilitasi BOSF yakni 548 individu. Di antara 398 dari Nyaru Menteng di Kalimantan Tengah dan 150 dari Samboja Lestari. (BUDI YULIANTO/m)