SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Mengantisipasi kekurangan air bersih selama musim kemarau, Pemerintah Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), membagikan tondon air kepada masyarakat.

Pembagian tandon gratis itu dimaksudkan agar masyarakat memiliki tempat penyimpanan air.

"Kami membagikan tempat air atau tondon tersebut secara gratis agar masyarakat memiliki tempat penyimpanan air yang berkapasitas banyak," ujar Camat Pulau Hanaut Eddy Mashami, Minggu (19/8/2018).

Ia menuturkan, tandon itu dibagikan hampir kesemua warga yang rumahnya belum memiliki tempat penampungan air. Namun, proses pembagian dilakukan bertahap. Sesuai dengan dana yang dimiliki Pemerintah Kecamatan Pulau Hanaut.

"Memang saat ini ketersediaan air bersih di masyarakat masih ada. Namun jika dalam beberapa pekan ke depan tidak juga ada hujan, bukan tidak mungkin akan kesulitan mendapatkan air," kata Eddy.

--page

Ia mengatakan, pihaknya ingin mengantisipasi agar kesulitan air bersih tidak terjadi di daerah tersebut. Karena saat kemarau, air Sungai Mentaya sudah asin. Sehingga banyak masyarakat yang mencari air di tempat lain.

"Kalau air Sungai Mentaya sudah asin, air sumur biasanya juga ikut asin. Sehingga untuk mendapatkan air bersih, warga terpaksa membeli atau mengambil di daerah lain seperti Desa Ramban, Kecamatan Mentaya Hilir Utara," sebut Eddy.

Ia berharap, beberapa hari ke depan turun hujan sehingga kekhawatiran akan kesulitan air bersih tidak terjadi. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)