BORNEONEWS, Sampit - Kekeringan yang terjadi di sungai Desa Tumbang Koling, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) nampaknya masih bisa dimanfaatkan oleh warga untuk mencari ikan.
Meskipun air surut dan akses sungai tidak bisa dilakukan akibat musim kemarau namun sebagian besar warga di sana banyak yang menelusuri areal sungai untuk mendapatkan ikan yang terjebak air surut.
"Sejak kemarau dan tidak ada hujan beberapa hari terakhir ini sejak itu air sungai ditempat kami ini surut. Banyak warga memcari ikan saja di sungai," kata tokoh masyarakat di sana Nyahun RL Tehang, Selasa (21/8/2018).
Kekeringan sungai yang terjadi menurut dia tidak semata-mata menyulitkan warga namun terkadang bisa membawa keberkahan bagi masyarakat karena ikan yang terjebak air surut cukup banyak.
Meski demikian Nyahun berharap musim kemarau cepat berlalu. Meski sampai saat ini masyarakat di sana masih belum merasakan kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
--page
"Sejauh ini sumur bor harapan masyarakat untuk mendapatkan air bersih, apakah untuk mandi, mencuci dan lain sebagainya," ungkap mantan kepala desa setempat.
Sungai Koling merupakan sungai yang dulunya sempat jadi moda transportasi sungai bagi warga. Karena akses darat belum ada yang menghubungkan desa ke kota maupun ibu kota kecamatan. (NACO/B-5)








