BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia mengatakan bahwa Kota Cantik telah memiliki lokasi penangkaran rusa seluas 200 hektare. Hal ini menjadi salah satu topik yang dibawanya saat melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung dan Jawa Barat baru-baru ini.

"Kita sampaikan di hadapan Wakil Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto bahwa Palangka Raya sudah menyiapkan lahan untuk penangkaran rusa seluas 200 hektare makanya kita laksanakan kunker untuk mempelajari soal penangkaran rusa ini," kata Riban Satia, Rabu (12/9/2018).

Dalam pertemuan di rumah jabatan (rujab) Wakil Bupati Lampung Tengah itu juga, menurut Riban, dirinya menjelaskan telah menyiapkan pengembangan kawasan peternakan dan HPT seluas 24 hektare, pengembangan kawasan peternakan sapi potong seluas 1.000 hektare, pengembangan kawasan kandang penyangga ayam broiler seluas 5 hektare dan penangkaran kambing boer dan hijauan pakan ternak seluas 3 hektare.

"Sedangkan untuk pertanian (tanaman pangan dan holtikultura) terdiri dari bawang dan cabai, dimana untuk pengembangan bawang memiliki lahan seluas 2 ha dengan rata-rata produksi 8 ton per ha, cabai rawit seluas 10 ha dengan rata-rata produksi 18 ton per ha. Sementara produksi nanas hampir terdapat di lima Kecamatan yang ada di Kota Palangka Raya dengan luasan lahan sekitar 40 ha dan rata-rata produksi 666 ton per tahun," jelas Riban lagi.

Usai melakukan silaturahim, rombongan diperkenankan mengunjungi lahan pertanian nanas dan peternakan sapi yang ada di Kabupaten Lampung Tengah tersebut.

--page

Dengan ditemani Fauzan, Direktur PT Great Giant Pineapple rombongan Wali Kota dipersilakan untuk melihat bagaimana cara produksi nanas yang ada di pabrik tersebut dari tahap awal pembuatan sampai pengemasan di dalam kaleng. (TESTI PRISCILLA/B-2)