SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Enam desa di Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami kekeringan. Dampaknya, warga di daerah itu kesulitan mendapatkan air bersih.

"Sejak Agustus 2018 lalu kekeringan melanda sejumlah desa di Teluk Sampit," kata Camat Teluk Sampit, Samsurijal, Kamis (13/9/2018).

Enam desa yang membutuhkan pasokan air tersebut yakni, Desa Parebok, Regei Lestari, Kuin Permai, Ujung Pandaran, Lampuyang, dan Basawang.

Dari enam desa tersebut, ada empat desa yang sudah mendapatkan pasokan air bersih dari Sampit. Dan tersisa, dua desa yang belum disalurkan, yakni Desa Regei Lestari dan Desa Lampuyang.

Air sungai yang ada di desa tersebut juga terasa asin. Sehinga tidak dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mencuci dan air minum.

--page

"Hujan di Kecamatan Teluk Sampit ini tidak seperti di Sampit. Intensitasnya masih rendah," kata Samsurijal.

Terkait itu, pemerintah kecamatan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, agar kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)