BORNEONEWS, Sampit - Puluhan polisi bersenjata lengkap masih mengepung gedung walet milik Hasan di Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Polisi masih menunggu maling walet yang terjebak di dalam gedung itu keluar menyerahkan diri. Penangkapan maling yang terperangkap di gedung walet itu berlangsung cukup lama. Mengingat pelaku di dalam gedung diduga membawa senjata api rakitan.
Untuk memancing pelaku, polisi sempat beberapa kali melayangkan tembakan peringatan ke udara. Tetapi pelaku tidak mau juga menyerahkan diri. "Katanya pelaku di dalam bawa senjata, polisi sedang berupaya masuk ke dalam," kata Yanur, warga yang ikut melihat penggerebekan itu.
Belum diketahui secara persis identitas pelaku pembobolan gedung walet itu. Namun dari informasi yang dihimpun, pelakunya lebih dari dua orang.
Saat aksi mereka ketahuan, ada yang berhasil melarikan diri. Sementara dua pelaku lainnya terperangkap dan kini dikepung warga bersama petugas kepolisian. (NACO/B-2)








