PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantaran ulahnya meresahkan masyarakat peternak ayam Desa Pasir Panjang empat tersangka pencurian pakan unggas akhirnya berhasil dibekuk warga Desa Pasir Panjang, Sabtu (6/10/2018).

Empat tersangka tersebut adalah seorang remaja berusia 18,  Hairul Anam (33 tahun) warga Jalan H. Mustaqlim, Abdul Kolik (26 tahun) warga Jalan H. Mustaklim RT 16 Kelurahan Madurejo dan M. Adiyaska warga Jalan Delima RT 08 kel. Madurejo, berhasil dijebak warga di RT 11 Gang Padang Cucul, Kawasan Trans LIK Desa Pasir Panjang hingga aksi kawanan pencuri tersebut gagal total.

Kapolsek Arut Selatan (Arsel) AKP Zanuar Cahyo Wibowo menjelaskan kronoloogis tertangkapnya kawanan pencuri tersebut.

"Beberapa saat sebelum berhasil dibekuk warga, keempat pencuri tersebut beraksi di kandang ayam milik Edi Kusmono warga Desa Pasir Panjang RT 02. Saat itu Edi bermaksud memeriksa kandang miliknya. Didekat kandang, Edi melihat 1 unit mobil pick up Carry 1.6. sengan nomor polisi H 1713 ZY warna putih dalam keadaan ban bocor  dan tidak ada sopirnya," jelas Kapolsek.

Tanpa curiga, lanjut Kapolsek, Edi pergi ke arah kandang ayam miliknya.

--page

"Kemudian setelah sampai dikandang melihat pintu depan kandang ayam yg tadinya tertutup saat itu dalam keadaan terbuka.  Edi lalu mengecek pakan ayam miliknya  dan menemukan  pakan ayam tersebut yang awalnya berjumlah 18 sak hanya tersisa 11 sak," jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek, mengetahui hal tersebut Edi kemudian mendatangi tetangganya untuk mengawasi mobil pikap warna putih yang dilihatnya didekat kandang ayam miliknya.

"Tetangganya yang bernama Jun kemudian menunggui mobil tersebut.  Kemudian tidak berapa lama, tiba - tiba datang mobil kijang pikap warna hitam yang ditumpangi oleh tersangka pencuri pakan tersebut dengan tujuan akan menarik mobik pikap yang mengalami bocor ban," jelas Kapolsek.

Setelah mobil tersebut ditarik dan belum keluar dari Gang Padang Cucul tersebut,  datang rombongan warga Desa Pasir Panjang karena merasa curiga dengan para penumpang pikap adalah pelaku pencurian pakan ayam.

"Saat ditanyai warga mengenai maksud dan tujuan berada di dekat kandang ayam milik  Edi, salah satu terduga tersangka menjawab mau ambil pupuk tai ayam di kandang H. Sapar," jelas Kapolsek.

--page

Lantaran jalan  tersebut bukan jalan masuk menuju kandang H Sapar para warga tambah geram dan merasa curiga terhadap pelaku tersebut.

"Setelah didesak warga  akhirnya salah satu terduga pelaku pencuri pakan ayam tersebut mengakui telah mengambil pakan ayam dari kandang Edi," jelas Kapolsek.

Mendengar jawaban salah satu pelaku tersebut warga kemudian marah dan sempat melakukan pemukulan terhadap para pelaku tersebut.

"Bahkan  massa merusak kedua mobil yang di bawa oleh terduga pelaku pencuri pakan ayam tersebut. Walau demikian untunglah ada warga setemlat yang menghubungi personil Polsek Arsel dan tidak berapa lama kemudian datang ke TKP  untuk mengamankan pencuri dari amuk massa," jelas Kapolsek.

Saat ini para tersangka berikut barbuk pakan ayam sudah berada di Mapolsek Arsel dan menjalani pemeriksaan. (WAHYU KRIDA/B-5)