BORNEONEWS, Nanga Bulik - Tes urine dadakan yang digelar Pemkab Lamandau pada Rabu (17/10/2018) tak hanya dikhususkan untuk pejabat eselon II dan III. Faktanya, Bupati Lamandau, Hendra Lesmana dan wakilnya, Riko Porwanto juga dites urine.
Tak ada perlakuan istimewa, Hendra dan Riko turut antre saat akan mengambil sample urine. Keduanya juga mendapatkan penjelasan langsung dari petugas BNN saat memeriksa kandungan urine.
Hasilnya, alat tes urine berjenis Drugs of Abuse Test Cup yang disebut-sebut terbaru dan mampu mendeteksi berbagai kandungan itu menunjukkan, bupati dan wakilnya tidak terbukti mengonsumsi narkoba.
"Strip yang muncul di alat ini ada dua semua. Artinya kandungan urinennya negatif dari berbagai jenis narkoba maupun obat penenang," kata salah satu petugas BNN.
Pada kesempatan itu, Hendra Lesmana berharap agar terbebas dari penyalahgunaaan narkotika tidak hanya sebatas jargon. Tetapi harus menjadi gaya hidup semua warga.
--page
Hendra juga mengajak semua pihak untuk terus memerangi narkoba, caranya dengan memastikan lingkungan terdekat yakni keluarga terbebas dari barang haram tersebut, apapun jenisnya. (HENDI NURFALAH/B-11)








